Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Maret 2017

Kisah Seorang Mualaf Menuju Hijrah Syar’i



Tak pernah tepikirkan sebelumnya jika aku harus mengenakan khimar, menutup kepala dan rambutku. Semua berawal dari ketertarikanku melihat kawan sekelasku berhijab, aku pikir meraka terlihat cantik dan anggun memadukan warna pakaian dengan khimarnya. Dan dari sanalah aku tertarik untuk mengikuti langkah teman-temanku mengenakan busana tertutup dan memakai khimar. Aku mulai menabung untuk membeli pakaian tertutup dan mengoleksi berbagai macam model dan warna khimar. Alhamdulillah karena dulu aku sempat bekerja sebagai penyiar radio, dan dengan gaji yang tidak seberapa, tetapi tetap aku syukuri karena dengan ni’matNya aku bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhanku, termasuk pakaian tertutup yang aku mau, semua karena niatku untuk berhijab. Meski pakaian yang aku kenakan dulu jauh dari kata sempurna, masih mengenakan jeans dan pakaian ketat, serta khimar yang tidak menutup dada sesuai dengan perintah Allah.
Perjuanganku belum dimulai, itu hanya sebatas kegemaranku mengoleksi pakaian tertutup dan khimar, perjuanganku justru dimulai ketika aku berpikir bagaimana caranya seorang wanita non muslim sepertiku bisa berhijab, apa tanggapan tetangga dan teman-teman kampusku nanti ?? Tapi hal ini tidak terlalu aku hiraukan, aku pikir justru mereka akan senang melihatku terlihat sama seperti meraka, dan yang aku takutkan justru keluargaku, terutama Ibu. Alasan apa yang harus aku beri untuk Ibuku ?? Ingin bibir ini berucap ‘Ibu, aku ingin berhijab’ meskipun dulu niatku berhijab bukan untuk memenuhi kewajiban sebagai muslimah untuk menutup auratnya tapi hanya sekedar fashion belaka. Aku terus berfikir, hingga akhirnya aku menemukan alasan yang tepat untuk aku berhijab.
Karena setiap hari aku berangkat ke kampus memakai kendaran umum, yang tidak semua penumpangnya mengerti, selalu saja ada yang merokok, itu membuatku sesak dan bau karena asapnya. Dari rumah bersolek habis-habisan dan memakai minyak wangi tapi tetap saja ketika tiba dikampus wangi parfumku berubah menjadi bau asap rokok. Itulah alasanku, agar rambutku tidak bau asap rokok dan bau matahari jadi aku memutuskan menutup rambutku dengan khimar yang diam-diam aku kumpulkan selama ini.
Hari pertama berhijab, rasanya aneh, ada sesuatu yang berlebihan dikepalaku, aku harus terus menjaganya supaya tetap rapih, kemana-mana cermin selalu aku bawa, aku takut khimarku berantakan dan aku tidak bisa merapihkannya kembali.
Dikampus, apa yang aku duga ternyata tidak salah, teman-temanku justru terlihat senang dengan penampilan baruku, tak sedikit dari meraka yang memujiku, dan karena pujian dari merekalah aku semakin yakin dan bersemangat untuk terus berhijab.
Seiring berjalannya waktu, hidayah itu perlahan kembali menyapaku, aku pernah mendengar bahwa jika fisik ini terhijab secara otomatis hatipun ikut terhijab dan hijab itulah yang akan mengekang kita untuk tidak berbuat buruk.
Berawal dari ibu yang mengenalkanku dengan seorang pria yang sama sekali tak terbayang olehku jika pria itulah yang sekarang menemani hari-hariku, yang selalu membimbing aku menjadi wanita yang lebih baik, insyaAllah.
Dulu, sedikitpun tak ada rasa suka, cinta apalagi sayang untuknya. Entahlah, aku tak tahu apa tujuan ibu mengenalkan pria itu untukku, bukankah Ibu menginginkan aku menikah dengan pria yang memeluk agama sama seperti kita. Kata Ibu pria itu baik, dia bijaksana, pekerja keras dan bertanggung jawab, itu yang Ibu suka darinya meskipun kita berbeda agama.
Aku bingung, kesal dan merasa lelah, tak tahu apa yang harus aku lakukan sementara Ibu semakin gencar mendekatkan aku dengan pria itu. Hingga akhirnya aku meminta pendapat kepada seorang sahabat, dan dia menyarankan untuk aku menuruti perintah Ibu dan membuka hati untuk pria itu. Dan aku berusaha mencoba membuka hati ini untuk pria pilihan Ibu.
Benci jadi cinta, mungkin ini kalimat yang pas untuk mewakiliku saat itu. Dulu aku yang sangat membenci pria itu justru sekarang aku sangat mengaguminya. Dan disaat rasa cinta itu sedikit demi sedikit mulai tumbuh, masalah baru muncul, Ibu berbalik menyuruhku untuk tidak dekat-dekat dengan pria itu kecuali aku bisa mengajaknya memeluk agama yang kita anut. Aku bingung justru ketika aku memutuskan berhijab dan membuka hatiku untuk pria itu, ada getaran dihatiku untuk mengenal islam. tapi aku tak kuasa mengutarakan inginku itu kepada Ibu.
Meski aku tau apa yang Ibu mau, tapi sepertinya aku tidak kuat menahan sesuatu yang menarik-narik hatiku untuk terus mengenal islam. Dan akhirnya aku memutuskan belajar islam secara diam-diam, aku memilih internet dan orang-orang terdekat untuk aku ajak sharing tentang islam, hingga akhirnya aktivitasku tercium oleh Ibu.
Amarahnya semakin memuncak ketika aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan melaksanakan kewajibanku sebagai manusia baru, yaitu shalat. Semua itu berat untuk aku jalani, semenjak memutuskan berhijrah cobaan bertubi-tubi menghampiriku, aku merasa bahwa keberadaanku dirumah dianggap tidak ada, aku merasa asing dalam lingkungan keluargaku sendiri, diacuhkan dan didiamkan tanpa pernah ada satu kalimat sekedar menanyakan keadaanku. Satu tahun berlalu, sunyi itu mendekapku, sepi tanpa ada tegur sapa dan canda tawa dari Ibu.
Sebagai manusia biasa yang merasa tersakiti, aku selalu mencoba untuk terus bersabar, meyakini bahwa ujian yang diturunkan kepada manusia adalah sesuai dengan kadar kemampuan masing-masing. Allah mengajarkan untuk mengahadapinya dengan sabar dan shalat sebagai penolong, sesuai dengan firmanNya dalam surat Al-Baqarah ayat 286 :
“Allah tidak akan membebani seseorang melainka sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan yang dikerjakannya)
Oleh karena itu aku ikhlas, meski semua mengasingkanku, tapi aku memaklumi Ibu yang ketika itu menjadi sangat membenciku. Ibu mana yang mau anaknya keluar dari agama yang dianggapnya benar.
Puncaknya ketika aku merasa kesabaranku sudah habis, aku sudah tidak tahan berada dalam lingkunganku sendiri, aku memutuskan untuk pergi dari rumah dan hanya meninggalkan sepucuk surat, agar kedua orang tuaku tidak khawatir kalau aku akan baik-baik saja.
Pondok Pesantren Al-Muttaqin adalah tujuanku, disana aku memulai hidup baru yang jauh berbeda dari hidupku yang sebelumnya. Hidup tanpa handphone dan sosial media rasanya jendela dunia seperti tertutup untukku. Tanpa alat komunikasi aku tak pernah tau bagaimana kabar diluar sana, bagaimana kabar orangtuaku, bagaimana kabar adik-adikku, bagaimana kabar sahabat-sahabatku, dan bagaimana kabar pria itu. Tapi lambat laun aku bisa beradaptasi dengan lingkungan baruku, aku sudah terbiasa untuk belajar mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sendiri, aku belajar hidup mandiri dan belajar hidup sederhana. Semua dimulai dari nol aku belajar islam, dari menghafalkan huruf hijaiyah, menulis dan membaca tulisan arab. Layaknya anak TK yang sedang belajar membaca dan menulis, ada rasa malu ketika melihat santri yang lain sudah sangat pandai, tapi aku buang jauh-jauh semua rasa malu itu, aku harus berusaha jangan sampai pengorbananku meninggalkan rumah menjadi sia-sia jika samasekali tak ada ilmu yang aku dapat.
Dipondok, busanaku tampak berbeda dengan mereka yang mengenakan jilbab dan menjulurkan kerudungnya sampai menutupi dada. Aku bertanya kepada salah satu santri wanita kenapa disini harus mengenakan jilbab atau rok dan kereudung yang besar ?? Apakah tidak akan menghalangi aktivitas kita, mengingat dipondok semua pekerjaan seperti mencuci pakaian, mencuci piring, menyapu, mengepel, bahkan membelah-belah kayu untuk dijadikan kayu bakar, busana syar’i itu tetap dipakai. Kami boleh memakai baju lengan pendek dan tanpa kerudung hanya didalam kamar tidur, itupun ada beberapa yang menutup rapat auratnya.
Di Al-Muttaqin kami diajarkan untuk menjadi muslimah sebenarnya, berbusana sesuai syari’at, karena sesungguhnya busana syar’i itu memuliakan wanita dan busana yang bisa menjaga diri kita dari perbuatan tidak baik.. Walaupun masih banyak muslimah yang beranggapan untuk apa berhijab tapi hatinya busuk. Sejatinya mereka tidak paham, karena antara akhlak dan hijab adalah dua perkara yanh berbeda. Hijab adalah mutlak perintah Allah, sedangkan akhlak urusannya dengan hati, dan setiap orang memiliki wataknya masing-masing. Wanita yang berhijab memang belum tentu sholehah tetapi wanita sholehah sudah tentu berhijab. Setelah aku paham, akupun mulai meninggalkan khimar tipis dan pakaian ketatku, mulai belajar mengenakan jilbab dan kerudung besar yang menutupi dada. Dan ternyata tidak seburuk yang aku bayangkan, aku merasa nyaman memakainya, walaupun sedikit resah, aku takut jika berbusana seperti ini apa anggapan orang-orang terhadapku, apa mereka akan menganggap aku golongan teroris dan golongan orang-orang panatik. Dan ternyata benar ketika ada salah seorang kerabat menjengukku dipondok, dia terkejut melihat perubahanku dan memandangku penuh curiga.
Hari berganti minggu dan bulan, aku mendapat kejutan. Guruku berkata seseorang ingin bertemu denganku, dengan hati penasaran aku terus bertanya-tanya siapa yang mau menemuiku, apakah orang tuaku ?? Ditemani kedua guruku dan teman terdekatku di pondok, aku menemui orang itu, dan tenyata dia adalah pria yang selalu hadir dalam anganku setiap hari. Bukan cokelat, durian atau ice cream kesukaanku yang pria itu bawa, tapi pria itu membawa cinta yang tulus. Tak kusangka pria itu berani mengkhitbahku lewat guruku dipondok. Aku pun menerima lamarannya karena aku tahu tidak baik menolak lamaran pria sholeh.
“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita kalian) maka hendaknya kalian menikahkannya dengan wanita kalian. Bila tidak akan terjadi fitnah dimuka bumi dan kerusakan.” -HR At-Tirmidzi no 1085-
Perjuangan baru kembali dimulai, guruku menyarankan agar kita menghadap orangtuaku untuk masalah ini, apapun hasilnya yang penting kita sudah berusaha dan tidak mendahului mereka. Aku diijinkan untuk menelpon Ayahku, sementara pria itu langsung menemui keluargaku dirumah. Alhamdulillah meski tanpa restu ibu kami bisa melangsungkan pernikahan. Dan seiring berjalannya waktu ketika kami dikaruniai putri kecil buah cinta kami, Ibupun mau menerimaku kembali dan hubungan kami kembali seperti dulu. Terimakasih Ibu cintamu sungguh luar biasa, engkau mampu mebuang amarahmu dan menerimaku kembali dalam dekapanmu.
Dan setelah menikah, aku baru tahu mengapa suamiku dulu tak menjauhiku padahal aku selalu berusaha untuk menjauh darinya. Semua karena perbedaan agama kita yang membuat suamiku merasa tidak rela jika aku harus merasakan panasnya api neraka karena kekafiranku. Terimakasih suamiku, terimakasih Ibu, engkau memang tepat memilihkan suami dan Abi terbaik untukku dan buah cinta kita.
Setelah menikah, dan duniaku kembali terasa indah, perjuanganku belum berakhir. Kini tugasku mensyiarkan hijab syar’i kepada seluruh muslimah, mengajak untuk berbusana yang Allah perintahkan dalam Al-qur’an surat An-Nur ayat 30 :
“Dan katakanlah kepada perempuan beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya dan janganlah menampakan perhiasannya (auratnya) kecuali yang (biasa) nampak dari pandangan dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.”
dan surat Al-Ahzab ayat 59 :
“Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin : ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka’ yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Semoga Allah selalu memberi kemudahan untukku, walaupun ketika aku mencoba untuk membumikan hijab syar’i, ada segelintir orang yang memandangku sebelah mata, karena melihat masalaluku, bakhan ada yang mengatakan diri ini berlaga suci dan terlalu panatik. Semua itu tak aku hiraukan, karena Allah berfirman dalam surat Al-a’raaf ayat 176 :
“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya dijulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia menjulurkan lidahnya (juga). Demikian itu perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.”
Dan aku selalu mengingat nasihat seorang sahabat.
“selama kita berbicara sesuai Al-qur’an dan Hadist kita tidak perlu takut, sesungguhnya meraka yang mencibir kita tidak tahu apa yang mereka perbuat, mereka tidak sadar, bukan kitalah yang sedang mereka cibir, tapi mereka sedang memberi protes penolakan terhadap perintah Allah. Bahkan Rasulullah pun pernah mengalami penolakan dalam dakwahnya.”
Dan aku sangat menyadari, diri ini belumlah memiliki banyak ilmu agama, akan tetapi aku selalu berusaha walaupun dengan ilmu yang sedikit ini, aku ingin selalu hidup sesuai aturan Allah.
Karena yang aku tahu, ilmu yang sesungguhnya itu ialah yang diamalkan. Dan insyaAllah, Allah lebih menyukai terhadap orang yang meskipun ilmunya sedikit tapi ia konsisten dan sedikit demi sedikit mengamalkannya daripada orang yang banyak menuntut ilmu tetapi ia sampai tak kuasa untuk mengamalkannya.
Disetiap sujudku, aku selalu memohon semoga Allah tidak hanya menyapaku, semoga orang-orang yang aku sayangi juga bisa menjemput hidayah Allah yang begitu indah. Dan semoga aku bisa istiqamah dengan busana syar’i yang aku kenakan sekarang supaya bisa menjadi contoh yang baik untuk putri kecilku dan menjadi istri sholehah untuk suamiku. Karena Rasulullah bersabda :
“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” -HR Muslim-
Kami ingin menanamkan rasa malu sejak dini untuk buah hati kami, salah satunya tidak  memamerkan aurat kepada sembarang mata, yaitu dengan berbusana syar’i. Karena Allah berfirman dalam surat At-Tahrim ayat 6 :
“Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”


Referensi : Era Muslim

Minggu, 05 Maret 2017

Orangtua, Terapkan 3 Hal Ini agar Anak Anda Berprestasi



Jakarta Memiliki anak-anak yang pintar, cerdas, dan berprestasi tentu menjadi dambaan semua orang tua. Anda termasuk di dalamnya, bukan? Untuk memaksimalkan kepandaian dan kemampuan anak Anda, pastinya sebagai orangtua Anda harus melakukan beberapa upaya. Berikut adalah 3 hal yang dapat Anda lakukan agar anak Anda berprestasi:

1. Menyediakan waktu khusus untuk mengajar anak Anda
Sebagai orangtua, Anda harus menyediakan waktu khusus untuk mendampingi dan menemani anak Anda dalam belajar di rumah. Mungkin Anda sudah menyewa jasa tutor untuk datang ke rumah Anda, tetapi akan lebih semakin maksimal jika Anda juga mau mengajar anak Anda.

2. Menyediakan ruangan khusus untuk belajar
Sebuah ruangan yang didesain khusus menjad ruang belajar tentu akan jauh lebih kondusif daripada belajar di kamar tidur atau di ruang keluarga. Anda dapat mengisi ruang belajar anak Anda dengan segala jenis perlengkapan dan peralatan belajar yang mungkin dibutuhkan anak Anda.

3. Menyewa jasa tutor ke rumah
Cara lain yang juga banyak dilakukan oleh para orang tua zaman sekarang adalah menyewa jasa guru les privat atau tutor untuk datang ke rumah. Cara ini cukup efektif, tetapi Anda juga harus tetap mengawasi jadwal pelajaran dan tugas anak-anak Anda agar tidak ketinggalan setiap harinya.

4. Rajin Membaca Buku
Banyak yang sudah menyatakan dan mengatakan kalau buku merupakan salah satu sumber terbaik untuk mendapatkan ilmu, seluruh ilmu yang ada di dunia ini ada dalam satu buku dan jika dibaca dan dipelajari maka akan mendapatkan ilmu yang ada di buku tersebut. Membaca buku tidak hanya sebatas buku pelajaran akan tetapi buku yang lainnya juga perlu di baca oleh anak-anak seperti buku-buku ilmu pengetahuan dan sosial

5. Rajin Menulis
Jangan pernah melarang anak Anda mencorat-coret dinding tembok rumah, itulah awal mereka mengenal tulisan walau dalam bentuk coretan. Kenapa anak selalu mencorat-coret tembok? Karena lebih luas dan lebih menyenangkan. Pernah mengalami hal seperti itu? Tentu pernah dong dan hampir semua anak melakukannya. Agar mencorat-coret tembok tidak menjadi kebiasaan anak, kewajiban orang tua adalah menyediakan buku dan pensil yang selalu siap untuk di tulis oleh sang anak. Arahkan anak ke sebuah buku yang lengkap dengan gambarnya karena anak lebih senang meniru dari pada diajari setelah itu baru diajari menulis dengan memberikan kertas kosong. Tulisan pertama yang perlu anak tahu adalah nama dirinya karena dengan menuliskan namanya sendiri akan menjadi suatu kebanggaan buat si anak

6. Sering Latihan Belajar

Membiasakan anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah adalah salah satu cara agar perkembangan otak Anak dapat terjaga dengan baik. Pekerjaan rumah (PR) tidak mesti dari sekolah, sebagai orang tua juga bisa memberikan PR buat anak-anaknya dengan ketentuan harus sesuai dengan pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah. Selain mengerjakan PR, sarankan kepada anak-anak agar belajar bersama dengan teman-temannya atau belajar kelompok, karena dengan belajar kelompok ini akan semakin menumbuhkan semangat belajar anak

7. Berangkat Ke Sekolah Lebih Awal
Tujuan berangkat sekolah lebih awal adalah agar anak terbiasa melakukan sesuatu yang merupakan kewajibannya dan hal ini dapat melatih disiplin akan untuk selalu tepat waktu, begitu juga ketika pulang sekolah, biasakan juga agar anak pulang sekolah tepat waktu. Kebiasaan seperti ini
membuat anak akan selalu berpikir panjang dan juga menjadi pribadi yang disiplin

8. Belajar Bersama
Belajar bersama anak akan membantu perkembangan otaknya, dengan belajar bersama akan membuat anak mengeluarkan ide-ide dalam belajar. Belajar bersama juga akan melatih mereka menerima saran dan kritik dari orang tua atau pun dari teman-temannya. Belajar bersama tidak hanya dilakukan oleh orang tua dengan anak tapi anak dengan teman-temannya atau belajar kelompok bersama mereka

9. Bertanya

Jika anak mengalami kesulitan dalam belajar, baik di rumah atau pun di sekolah, sarankan kepadanya agar banyak bertanya baik kepada kita sebagai orang tua dan kepada guru yang memberikan pelajaran di sekolah. Dengan banyak bertanya akan membuat anak lebih mudah mengerti dengan apa yang mereka pelajari. Tanamkan kepada anak kalau bertanya itu sangat penting dilakukan dalam proses belajar mereka

Itulah beberapa ulasan tentang rahasia agar anak cerdas dan berprestasi di sekolah, mungkin masih ada beberapa faktor lain yang bisa dikembangkan dari ulasan diatas yang sesuai dengan tata cara orang tua dan guru dalam memberikan pendidikan dan pelajaran yang baik buat anak-anak

Sabtu, 04 Maret 2017

7 Cara Tampil Cantik dengan Cara Yang Sederhana dan Murah

Photo : Pinterest.com


Kali ini buat kamu yang demam shoping, pengen tampil  seru dengan gaya yang seru juga pastinya. Nah kali ini ada tips yang paling oke buat mewujudkan mimpi kamu. Yang pengen tampil beda, lebih keren, lebih warna-warni pokoknya, tapi modal dikit, dompet menipis alias kanker (kantong kering), atau juga lagi dihadapkan dengan problematika hidup, seperti kehilangan duit, punya duit tapi hemat alias pelit, atau sayang duit sayang gayanya juga. nah pilihan yang terakhir itu tepat banget. Menurut arus globalisasi, zaman sekarang kalo gak pintar-pintar ngatur duit, dompet gak di rapat-rapat peke gembok pintu, kita bisa ketelan arus karena katanya nih sekarang zaman serba moderen, serba instan dan praktis, siap jadi, lurus mulus pokoknya dah, tapi soal harga yang membengkak, bikin mata bisa loncat kesana-kemari.
Bikin mikir juga buat makan sepiring dalam sehari. Gak mau dong berdampak buat kualitas gaya hidup kamu, cara berpakaian kamu, pengen modis kaya tante-tante di tv. Ini dia solusi buat kamu yang pengen minggat dari masalah dan juga mimpi buruk disepanjang tidur. Gak ada salahnya kamu tampil dengan gaya yang oke juga dengan harga yang murah, sederhana dengan cara yang praktis sekalipun dalam kondisi yang dadakan. Orang yang liat juga gak bakalan ngerti baju pake pita yang kamu pake itu cuma dua puluh ribu di toko. Nah, biar gak ketahuan, juga tentunya sayang duit nih. 7 tips berikut semoga bisa membantu kamu dalam memilih gaya sesuai dengan perkembangan zaman, dan tentu dengan harga yang terjangkau pula.

1. Rambut sebagai pancaran utama kamu

Buat yang gak sempat ke salon untuk menghadiri acara resmi, kamu harus kreatif dengan pelembab rambut. Sekarang pelembab sudah bisa didapatkan dengan ukuran yang kecil dan mudah untuk dibawa kemana-mana. Tatanan rambut cukup dengan menyisirkan dengan jari kamu, usahakan tangan dalam keadaan bersih dan tidak bercampur dengan krim atau bahan lainnya. Sebab bisa berdampak pada kesehatan rambut kamu.

2. Produk bayi paling ampuh buat yang berjerawat

Buat yang punya masalah sama wajah yang direrumputi jerawat, atau masalah kulit berminyak. Jangan khawatir, itu semua tidak akan menghalangi gaya kamu buat tampil seru di depan teman-teman. Jerawat akan terlihat seram kalo dibiarin keliatan, coba deh pake krim anti ruam bayi. Loh kok malah pindah ke produk bayi? Jangan salah. Produk bayi ini lebih murah harganya, dan ampuh lebih cepat menghilangkan jerawat, dibandingkan krim jerawat yang harganya menjulang, juga menjadi isu pedas dikalangan wanita. Kalo ada yang mudah dan murah, kenapa tidak.

25 Moment Lucu Sepak Bola, Dijamin Ngakak...

3. Bibir sebagai pancaran kecantikan

Atau yang punya masalah sama bibir kering. Cantik juga nampak dari cara berbicara. Biasanya wanita paling cenderung berbicara dengan hati -hati atau ditata tutur bahasanya. Memiliki bibir yang kering akan menjadi penghalang dalam komunikasi kita dengan orang lain. Maka dari itu, kamu penting banget menggunkan fondution bibir sebelum menggunakan lipstik. Ini berguna untuk menjaga keutuhan lipstik kamu agar tahan lama. Lipstik yang digunakan harus lebih indah dengan memancarkan warna yang merona. Karena dapat membantu untuk mencerahkan pesona wajah kamu.

4. Membeli baju dengan kualitas bahannya, bukan harga atau juga tempat dimana baju itu dijual.

Mal, butik, atau toko-toko yang berkilau dengan silauan lampunya tentu sudah pasti menjual baju-baju dengan harga yang mahal, tidak semuanya bagus terutama bahan dari baju tersebut. Zaman sekarang kalo gak belanja di mall katanya gak gaul atau murahan. Seperti yang terjual di emperan jalan atau ditempat-tempat yang banyak pengunjungnya. Untuk membeli baju intinya kita lihat dari kualitas bahannya. Menyerap keringat atau hanya sekedar kain asal jadi. Buat yang pengen tampil lebih menarik, selain memilih bahannya bagus, kamu juga harus jeli melihat baju dengan motif yang mirip dengan motif yang banyak dijual di butik atau di mall, minimal masih mengikuti trend sekarang. Pilih warna baju dengan warna yang lebih hidup, karena mudah dipadukan dengan warna apa saja. Warna juga mempengaruhi kualitas baju yang kamu pakai. Berani tampil keren harus berani juga memadukan warna dengan warna yang lain. Biar lebih hemat lagi, kamu bisa membeli baju di tempat penjualan yang disana terjual baju-baju hasil karena tidak terjual lagi. Tapi bukan baju bekas loh, alias babebo(baju bekas bos). Tapi gak ada salah juga sich, yang penting bahan dan motifnya harus dipertimbangkan lagi buat gaya kamu.

5. Tambah pernak-pernik

Nah, sebagai pendukungnya. Pernak-pernik juga penting nih buat nambah gaya kamu. Seperti menambahkan bros pada baju atau pada kerudung yang berjilbab. Baju yang terlihat polos akan biasa saja kesannya. Boleh di bumbui dengan kalung atau aksesoris lainnya. Yang merasa gak pede sama kalung, karena ngerasa lebih besar kalung dari dirinya, disarankan delete aja biar buruk sangka itu hilang. Baju yang bagus tidak akan tampil menarik kalo kamu gak berani nambahin aksesoris didalamnya. Itu juga mendukung ketika pancaran mata tertuju pada kamu. Aksesoris disini banyak dijual ditempat-tempat yang bernuansa seni kerajinan. Cenderung deh belanja ke tempat seperti ini. Selain karena masih bersifat natural, harganya juga lumayan oke. Karena bahannya gak jauh-jauh juga. seperti batu giok yang dipake buat anting atau kalung. Memang semakin natural semakin mahal juga sich, tapi kalo permintaannya banyak, kita bisa diberi kompensasi harga yang lebih terjangkau.

6. Parfum pengampuh suasana

Nah kalo udah siap buat milih baju yang berbahan bagus, harga murah dan terjangkau, udah pede pake aksesoris yang natural juga, kita emang udah keliatan oke di depan teman atau  ibu-ibu arisan. Tapi lebih sip lagi kalo kita tampil dengan aroma wewangian. Alias pake parfum. Parfum untuk saat ini gak mahal-mahal amat. Yang penting kita harus hemat dalam pemakainnya. Sedikit saja baunya sudah membaur kemana-mana. Parfum juga bisa menjadi ciri khas kita. Belum nyampe rumah, didalam udah pada ngerti kalo yang diluar itu kita. Padahal kita belum bertemu langsung, tapi wangi parfum kita yang nyampe duluan. Parfum dapat mengubah suasana hati kita rupanya.

7 Kelebihan Cewek Pendek Di Mata Para Cowok

7. Pilih pengalas kaki yang nyaman

Biasanya yang paling terkahir dipandang dari cara berpakaian kita adalah kondisi pengalas kaki kita. Ini yang bahaya. Sepatu yang digunakan dengan warna yang terlalu mencolok juga dapat menutupi pancaran warna dari penggunaan yang lain. seperti lipstik dan warna baju. Menggunakan sepatu yang haknya lebih dari ukuran maksimal kemampuan kamu juga bisa berakibat buruk buat kamu. Gunakan saja pengalas kaki yang sekiranya enak buat kamu pakai kemanapun kamu pergi. Jangan terlalu polos juga, dengan motif bunga atau tali juga udah mendukung gaya kamu. Biasanya kalo udah gak nahan sama hak yang ketinggian, terus salting alias salah tingkah lihat orang banyak, udah deh, gedubrak-gedubrak. Nabrak yang lain terus jatuh dengan keadaan yang memalukan. Hindari deh ancaman buruk seperti ini. Nah dengan kenyamanan saja itu sudah menjadi modal penting buat kamu pakai kemana pun itu kamu mau.
Nah, itu cuma sekedar saran buat kamu-kamu yang sedang pusing alias dompet menipis. Tampil dengan cara yang sederhana udah mendukung kualitas gaya kamu. Yang penting itu percaya diri aja. Oke, sip.

Referensi : jadiberita.co

5 Tips Menghilangkan ‘Kebiasaan’ Lebay/Alay



Pernahkah kamu membaca sebuah status di sosmed yang penulisannya dicampur antara huruf dengan angka atau ejaannya terdengar asing? Atau pernahkan kamu melihat seseorang yang begitu heboh saat dihadapkan dalam situasi yang sebenarnya biasa saja? Selamat, kamu dikelilingi orang lebay.
Sikap lebay biasanya justru membuat orang tesebut tidak disukai karena selalu berlebihan dalam menghadapi sesuatu. Tidak hanya itu saja, cara menulis yang dibuat imut atau gaul dengan tulisan yang bercampur antara huruf dan angka atau dengan ejaan yang tidak biasa justru membuat pusing yang membaca. Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan lebay.
Jangan sok gaul
Banyak orang menganggap bahwa seseorang yang gaul itu keren dan patut ditiru. Segala trend mereka tahu dan terlihat bagus saat memakainya. Tapi ingat, nggak semua orang cocok dengan gaya tertentu. Kalau kamu ingin ikutan gaul tapi salah tempat atau gaya yang kamu tiru nggak cocok denganmu, kamu justru akan terlihat aneh dan lebay. Daripada mengikuti gaya yang nggak sesuai hanya biar dibilang gaul, lebih baik kamu jadi diri sendiri saja, kan?
Biasakan menulis dengan bahasa tulisan yang baku
Apakah kamu menulis dengan bahasa yang tidak baku? Menulis dengan huruf besar dan kecil yang salah tempat atau bahkan huruf yang juga salah tempat. Contoh:
“agqUwh caiYanKg ammAh amMuwh tPiyh u cuwekGq ajjaH, quWh jaddiyh benCiH beudh ammAh ammUwh”.
Pusing kan bacanya? Nah, daripada menyusahkan orang yang kamu beri pesan tersebut dan menyusahkan diri sendiri karena nulisnya juga lebih lama, kenapa nggak pakai tulisan yang wajar-wajar saja?
Jangan terlalu sering nonton sinetron
Yang namanya sinetron, semua ceritanya memang dibuat-buat dan seringkali terlalu berlebihan. Tujuan sinetron adalah murni sebagai hiburan, jadi jangan sampai kamu ikut-ikutan bersikap seperti sinetron yang kamu tonton kalau kamu tidak ingin berubah menjadi manusia alay.
Biasakan menulis dengan huruf! Bukan angka…
Angka bertujuan untuk menunjukkan nominal. Kalau kamu ingin membuat kata-kata, sudah ada 26 huruf yang membantumu menuliskan kata-kata. Lalu kenapa kamu masih repot menulis kata-kata dengan huruf? Memang sih tulisan dengan campuran angka tidak terlalu sulit dibaca, tapi itu tidak pada tempatnya. Kalau kamu ingin stop jadi orang lebay, maka kamu juga harus stop menulis kata-kata dengan campuran angka.
Jangan terlalu heboh
Setiap hal yang terjadi jangan dihadapi dengan terlalu heboh. Jangan masalah kecil kamu besar-besarkan dengan bereaksi berlebihan. Orang-orang akan berhenti mendengarkan kamu bicara jika kamu selalu membesar-besarkan urusan atau masalah kecil.
Simak juga video -Tips Agar tidak Lebay di Sini

Kesalahan umum yang dilakukan calon pengantin usai lamaran!!

Gambar : Okezone.com

Setelah dilamar, biasanya pengantin wanita akan mulai disibukkan dengan perencanaan peristiwa besar dalam hidupnya. Mulai dari membuat daftar tamu, mencari lokasi pernikahan terbaik, hingga mencari vendor favorit, dan proses ini pastikan akan menguras banyak energi dan perasaan.
Sebenarnya tidak pernah ada aturan pasti untuk memulai proses perencanaan pernikahan, pengantin wanita akan sangat terbantu jika memiliki perencanaan yang baik.
Supaya langkah pertama perencanaan Anda bisa baik, tengok dulu 6 kesalahan yang biasa dilakukan calon pengantin ini dan cara untuk menghindarinya.
Kesalahan #1: Langsung memberitahukan kabar gembira via media sosial
Sisi negatif dari pemberitahuan via media sosial adalah: menimbulkan perasaan sakit hati pada keluarga dan teman dekat. Usai lamaran, coba ambil waktu sejenak dan temukan cara terbaik untuk memberitahukan kabar gembira tersebut.
Lingkaran terdekat, seperti keluarga dekat dan sahabat, berhak mendapatkan berita via telepon atau kunjungan pun langsung. Lakukanlah apapun yang bisa membuat situasi tetap damai dan membuat hati orang lain terdekat tidak kecewa.
Kesalahan#2: Persiapan yang terburu-buru
Habis lamaran, biasanya Anda akan tergoda untuk mendedikasikan semua waktu luang untuk menjelajah laman situs pernikahan dan membeli pelbagai majalah pernikahan. Tapi ingat, melakukan persiapan terlalu banyak dalam waktu singkat hanya akan memicu stres dan kegelisahan.
Coba tahan diri sedikit dan ciptakan dulu runutan perencanaan pernikahan yang akan menjadi panduan selama proses berlangsung. Jangan sibukkan diri pada minggu pertama usai lamaran, karena ini akan membuat Anda merasakan kelelahan terhadap proses ini lebih cepat.
Kesalahan #3: Tidak membicarakan perihal budget
Sebagian besar perencanaan pernikahan diisi dengan beragam keseruan, seperti melakukan sesi foto pre-wedding, mencari gaun pengantin, dan mencoba aneka rasa kue pengantin. Sayangnya, dibalik keseruan itu Anda juga harus berhadapan dengan beberapa 'tugas' yang membosankan, seperti perencanaan anggaran.
Membicarakan perihal kondisi keuangan pribadi adalah hal yang membuat stres dan tidak nyaman, tapi ini sangat penting. Sebab anggaran keuangan yang ada akan berdampak pada setiap keputusan yang akan diambil selama proses perencanaan.Anda tidak bisa memilih lokasi, membuat daftar tamu, atau menyewa vendor tanpa tahu berapa uang yang bisa dihabiskan.
Oleh karena itu, pastikan untuk mendiskusikan anggaran pernikahan secepat mungkin usai lamaran, sehingga tidak ada masalah di tengah jalan kelak.
Kesalahan #4: Mematok pikiran hanya pada satu tanggal atau satu lokasi
Beberapa calon pengantin memiliki tempat dan tanggal spesifik dalam benak mereka, dan tidak ingin berkompromi mengenai hal ini. Jangan terlalu terpatok pada sesuatu, sebab segala sesuatu kadang tidak selalu berjalan sesuai yang direncanakan.
Bagaimana jika lokasi favorit ternyata sudah disewa orang lain pada tanggal yang Anda inginkan? Atau jika ingin menyelenggarakan pernikahan pada bulan Juni, tapi tidak bisa menemukan tempat yang bisa mengakomodir pesta Anda?
Lebih baik buatlah daftar tempat dan tanggal alternatif, sebagai langkah preventif jika pilihan pertama tidak bisa. Plus, jangan takut untuk berkompromi. Sebab di ujungnya Anda akan tetap membuat momen indah yang tak terlupakan terlepas dari kapan dan di mana pesta pernikahan diselenggarakan.
Kesalahan #5:Lalai untuk menyewa jasa vendor dengan benar
Sebagai calon pengantin baru, Anda akan dihadapkan dengan segudang keputusan. Mulai dari menentukan siapa yang akan mengisi bagian entertainment hingga menentukan menu makanan dan minuman yang akan disajikan di resepsi.
Sebelum menandatangani kontrak dengan para vendor, pastikan semua jadwal sudah akurat. Sebagai langkah awal, sewa tempat resepsi terlebih dulu sebelum menyewa hal-hal lain, sebab semua vendor perlu tahu kapan dan lokasi pesta pernikahan yang pasti.
Kesalahan #6: Tidak meminta bantuan
Jika Anda kenal teman yang baru menjadi pengantin, mintalah nasihat dan masukan yang berguna tentang perencanaan pernikahan sebab mereka sudah menjalani terlebih dulu.
Jika Anda adalah orang yang sibuk, pikirkan untuk menyewa jasa wedding organizer profesional untuk membantu semua proses. Sebab menikah seharusnya menjadi sebuah pengalaman yang seru, menyenangkan dan tidak membuat Anda gelisah serta tertekan, bukan?
Referensi : Merdeka.com

Sabtu, 25 Februari 2017

Nggak Disangka, 13 Hal di Kehidupan Sehari-hari Ini Ternyata Sangat Menyeramkan! No 3 Sangat Sering Wanita Lakukan!!!!

"Bersin bisa matahin tulang rusuk. Hah?"



1. Bersin terlalu kencang bisa mematahkan tulang rusuk, tapi kalo ditahan pembuluh darah di kepala atau leher bisa pecah.




2. Nonton TV lebih dari 2 jam sehari bisa memperpendek harapan hidupmu sebanyak 1,4 tahun. Kalau kamu nonton selama 6 jam sehari, kamu bisa meninggal 5 tahun lebih cepat dibandingkan yang seharusnya.




3. Kebanyakan shampo, sabun, pewarna rambut dan produk kosmetik lainnya mengandung carcinogen yang bisa menyebabkan kanker.




4. Meja kerjamu punya 400 bakteri lebih banyak dibandingkan toilet.



5. Sekitar 0,5 kilogram selai kacang bisa mengandung sebanyak 150 pecahan tubuh serangga dan 5 bulu hewan pengerat.



6. Retsleting merupakan penyebab umum cedera penis, bahkan hingga 1.700 kasus tiap tahunnya.



7. Kalau kamu mengenakan cincin, jumlah kuman yang tinggal di baliknya bisa mencapai setinggi populasi di Eropa yaitu 730 juta kuman.



8. Tempat tidur juga bisa mematikan. Di AS, ada 600 orang tiap tahunnya yang meninggal karena jatuh dari tempat tidur.


9. Bak mandi juga bisa membunuh 340 orang tiap tahunnya, dengan cara tenggelam.



10. Beberapa jenis kupu-kupu diketahui bisa meminum darah.


11. Berat kasur yang kamu gunakan akan bertambah dua kali lipat setelah 10 tahun akibat akumulasi kutu ranjang dan kotorannya.



12. Tusuk gigi bisa menyakiti juga! Sebanyak 9.000 orang tersedak tusuk gigi tiap tahunnya.



13. London School of Hygiene Tropical Medicine menemukan 16 persen bagian dari telepon seluler memiliki kotoran (feses).




Gimana, sudah tahu lebih banyak?





Sumber